Setelah selesai disibukkan dengan kepenatan perkuliahan, mulai tanggal 17 Januari 2011 saya dan seorang teman sekelas saya memulai Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama 3 bulan. Tempat PKL saya adalah kantor Garuda Indonesia Bagian penjualan yang ada di Puputan. Berikut ini akan saya share mengenai sejarah berdirinya Garuda Indonesia...
Sejarah Garuda Indonesia
Sejarah penerbangan komersial di Indonesia, tidak dapat dipisahkan dari masa-masa perjuangan kemerdekaan rakya Indonesia dan juga usaha mempertahankan kemerdekaan tersebut. Sejarah ini dimulai ketika pada tahun 1948, guna menunjang mobilitas pemimpin pemerintahan, Presiden Soekarno menghimbau kepada pengusaha dan rakyat Aceh untuk menghimpun dana guna pembelian pesawat terbang. Terkumpullah sejumlah uang untuk membeli sebbuah pesawat tipe Douglas DC-3 Dakota yang kemudian diberikan registrasi RI-001 dengan nama "Seulawah" yang berarti "Gunung Emas". Berhubung jadwal penerbangan cukup padat, maka pesawat RI-001 harus menjalani perawatan yang dilakukan di luar negeri, dan tanggal 7 Desember 1948 pesawat RI-001 mendarat di Calcutta untuk memulai perawatan. namun, ketika sedang menjalani perawatan di India, pada tanggal 19 Desember 1948 tentara Belanda melancarkan Agresi Militer kedua, sehingga setelah perawatan selesai, pesawat RI-001 tidak dapat kembali ke Indonesia. Pada saat bersamaan, Pemerintah BUrma tengah memerlukan angkutan udara. Guna mencari dana bagi keberadaan awak pesawat, maka diputuskan pesawat RI-001 disewakan kepada pemerintah Burma. Akhirnya, pada tanggal 26 Januari 1949 pesawat RI-001 tersebut diterbangkan dari Calcutta ke Rangoon dan diberikan nama "Indonesian Airways". Adapun nama "Garuda" diberikan oleh Presiden Soekarno sendiri yang mengutip sajak Bahasa Belanda gubahan pujangga terkenal saat itu, Noto Soeroto : "Ik ben Garuda, Vishnoe's vogel, die zijn vleugels uitslaat hoog boven uw einladen", yang artinya "Aku adalah Garuda, burung milik Wishnu yang membentang sayapnya menjulang tinggi di atas kepulauanmu". Tanggal 28 Desember 1949 pesawat tipe Douglas DC-3 Dakota PK-DPD sudah dicat dengan logo "Garuda Indonesian Airways" terbang dari Jakarta ke Yogyakarta untuk menjemput Persiden Soekarno. Ini merupakan penerbangan pertama kali dengan nama "Garuda Indonesian Airways".
Demikianlah sejarah singkat garuda yang saya kutip dari Majalah Garuda Indonesia yang saya baca pada saat PKL..
Sejarah penerbangan komersial di Indonesia, tidak dapat dipisahkan dari masa-masa perjuangan kemerdekaan rakya Indonesia dan juga usaha mempertahankan kemerdekaan tersebut. Sejarah ini dimulai ketika pada tahun 1948, guna menunjang mobilitas pemimpin pemerintahan, Presiden Soekarno menghimbau kepada pengusaha dan rakyat Aceh untuk menghimpun dana guna pembelian pesawat terbang. Terkumpullah sejumlah uang untuk membeli sebbuah pesawat tipe Douglas DC-3 Dakota yang kemudian diberikan registrasi RI-001 dengan nama "Seulawah" yang berarti "Gunung Emas". Berhubung jadwal penerbangan cukup padat, maka pesawat RI-001 harus menjalani perawatan yang dilakukan di luar negeri, dan tanggal 7 Desember 1948 pesawat RI-001 mendarat di Calcutta untuk memulai perawatan. namun, ketika sedang menjalani perawatan di India, pada tanggal 19 Desember 1948 tentara Belanda melancarkan Agresi Militer kedua, sehingga setelah perawatan selesai, pesawat RI-001 tidak dapat kembali ke Indonesia. Pada saat bersamaan, Pemerintah BUrma tengah memerlukan angkutan udara. Guna mencari dana bagi keberadaan awak pesawat, maka diputuskan pesawat RI-001 disewakan kepada pemerintah Burma. Akhirnya, pada tanggal 26 Januari 1949 pesawat RI-001 tersebut diterbangkan dari Calcutta ke Rangoon dan diberikan nama "Indonesian Airways". Adapun nama "Garuda" diberikan oleh Presiden Soekarno sendiri yang mengutip sajak Bahasa Belanda gubahan pujangga terkenal saat itu, Noto Soeroto : "Ik ben Garuda, Vishnoe's vogel, die zijn vleugels uitslaat hoog boven uw einladen", yang artinya "Aku adalah Garuda, burung milik Wishnu yang membentang sayapnya menjulang tinggi di atas kepulauanmu". Tanggal 28 Desember 1949 pesawat tipe Douglas DC-3 Dakota PK-DPD sudah dicat dengan logo "Garuda Indonesian Airways" terbang dari Jakarta ke Yogyakarta untuk menjemput Persiden Soekarno. Ini merupakan penerbangan pertama kali dengan nama "Garuda Indonesian Airways".
Demikianlah sejarah singkat garuda yang saya kutip dari Majalah Garuda Indonesia yang saya baca pada saat PKL..

No comments: