ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Hape Elol Lempar Tembok

Pada suatu hari, beberapa hari yang lalu, ada sebuah kisah yang muncul. Hape nokia 7610 kesayanganku tiba-tiba white screen.,, ini sudah kedua kalinya hape ini rusak dengan alasan white screen.,, mungkin karena umur yang sudah lumayan tua., sekitar 5 tahun hidup berdampingan dengan pemiliknya.
Langkah pertama untuk mengatasi adalah Matikan dan hidupkan lagi hapenya.,, jika tidak mau.,,
Langkah kedua pegang dan angkat hape tinggi-tinggi, cari tembok terdekat.,kemudian lemparkan.,,
Langkah ketiga ambil dan susun kembali hape seperti puzzle, jika ini tidak berhasil ulangi langkah 2 dan 3 sampai berhasil.,,
Cara terakhir search Paman Google.,,
Cara Hard Reset Hape jadul yang tidak lagi diproduksi.,,
1. Hape dalam keadaan mati
2. Pencet Tombol Hijau (Call), Tombol *, Tombol 3, dan Tombol Turn Off/ON hape.,,
(saran : sebaiknya anda memanggil teman untuk membantu menekan tombol tersebut demi 99% kesuksesan saat resetting Hape.,,
3. Tahan Keempat tombol tersebut secara bersamaan dan jangan dilepas., Akan keluar tulisan "Resetting". Layar putih akan menjadi hitam., tunggu hingga proses tersebut selesai.,,,
4. Taraaaaa Hape kembali seperti semula.,,,
Catatan : ini bisa dilakukan walaupun hape dalam keadaan mati dan tidak mau hidup sama sekali...

Video Stand Up Nite Raditya Dika 1

Saya juga terkena aliran Raditya Dika.,,wkwkwkkkk berikut ini saya akan share video komedi Raditya Dika.,, Lumayan buat ngilangin stresss kita.,,
Bagi orang yang merupakan aliran komedi gila Raditya Dika wajib nonton video yang satu ini.,,
Video ini juga diposting di blog Raditya Dika.,,



Bagian Pertama


Bagian Kedua


Bagian Ketiga

Selamat ngakak.,,^_^

Tips : Kalo menggunakan IDM tinggal play aja dan langsung download.,,

Mendaki Gunung Batur

Ini merupakan pengalaman pertama saya dalam hal mendaki gunung, saya iseng ikutan mendaki bersama teman kakak saya. Sekalian mau merayakan ultah teman kakak saya dan juga merayakan kelulusan saya. Banyak hal yang harus disiapkan selain stamina dan bekal. Bekal adalah hal utama, >>> berangkat menuju ke Mini Market.
Hal utama yang harus dibawa adalah air mineral yang cukup (karena di puncak gunung gak ada air), mie instan secukupnya, sosis (merk dirahasiakan..hehee), roti, nata de coco (katanya bagus di campur dengan air mineral), coklat (mengandung banyak protein), jangan terlalu banyak belanja ntar gak muat di tas

plus tas jadi berat. Catatan : dilarang membawa makanan yang mengandung daging sapi
Pakaian, Jaket, Baju tebal, Kaos kaki 3 pasang (pada saat dipuncak kaki yang biasanya kedinginan waktu tidur).
Kami mulai mendaki sekitar pukul 10 malam, perkiraan sampai puncak jam 12 malam lewat dikit. Rute yang kami tempuh adalah full menanjak, katanya sih rute tercepat (rute yang baru dicoba). Eh, iya, saat mendaki kita tidak boleh mengatakan kata capek, lelah dan sebagainya. Biasanya kita menggunakan suatu kode khusus untuk istirahat. Suasana hutan gelap gulita dan hanya diterangi senter kecil untuk menerangi jalan. Kami mendirikan tenda di puncak gunung batur, disana kami memasak makan malam mie instan. Pada saat bangun, beberapa puluh menit sebelum matahari terbit, suara orang" lewat semakin banyak. Ternyata sudah ada puluhan orang disebelah tenda kami saat kami bangun. Banyak orang baru mendaki pagi" untuk menyaksikan matahari terbit. Berikut ini saya akan share foto" saat dipuncak Gunung Batur. Hasilnya kurang bagus karena menggunakan hape N7610 kesayangan saya.
Ada Sang Saka Merah Putih,, Hormat Grak....


 
Disana juga ternyata ada monyet lho..... tapi gak nakal koq.,, asal kita tidak menganggu...



  Matahari terbit dari puncak Gunung Batur.,,, Keerrrrrrreeeeeeeeeenn.......

Semoga bisa lanjut ikutan mendaki lagi...heheheeheee

Catatan : Ada tiga hal yang harus kita lakukan sebagai pendaki yaitu, jangan mengambil kecuali foto, jangan tinggalkan kecuali jejak, dan jangan membunuh kecuali membunuh waktu.,,

Gowes-Gowes di Persawahan Ubud

Sudah lama saya tidak nulis di blog, ini dikarenakan kesibukkan saya menyusun TA (Tugas Akhir) sebagai syarat lulus D3. Saya kira membuat TA itu mudah ternyata sulit sekali (ditambah saya yang pemalas) kebiasaan mengulur-ngulur waktu membuat saya sampai keteteran dalam membuat laporan, saya terlalu fokus dengan pembuatan program ^_^
Dengan SKS (Sistem Kebut Sehari) yang terus menerus tiap hari, malam jadi siang dan siang jadi malam buat saya. Dengan berbekal tekad dan semangat akhirnya TA saya selesai. Saya sidang TA pada tanggal 24 Agustus 2010, Pukul 13.00 WITA.

Pada sidang keluarga dan orang-orang terdekat saya telpon untuk menenangkan hati.,,(grogi critanya...hee). Dan akhirnya pengumuman pun keluar dan saya LULUS dengan nilai A, sungguh terbayarkan begadang dan usaha saya selama ini. Thank's for GOD, family, and friends.,,
Saya dan teman" punya janji kalau lulus kita semua akan gowes ke daerah Ubud untuk refreshing. Disana ada dua teman kami yang menjadi tuan rumah pelaksanaan acara ini. Kami cukup lama berkeliling mencari panggakalan untuk menyewa sepeda.
Acara gowes ini cukup menyenangkan buat saya yang tidak terlalu suka olahraga dan sepeda. Males olahraga, dan benci sepeda karena sepeda sering bikin macet di jalanan, Sepeda=Kakul=Biang Macet.
Ada satu yang menarik perhatian dari pemandangan di daerah persawahan yang kami kunjungi. Di atas sebuah sawah ada sebuah tulisan NOT FOR SALE, spontan kami tertarik untuk mendekati dan berfoto disana.
Tunggu acara gowes berikutnya 3:) To Be Continued....

Disleksia Taare Zameen Par


Judul ini terinspirasi dari Film Taare Zameen Par yang diproduksi oleh Aamir Khan, Film ini juga meraih penghargaan di tahun pembuatannya.

Tahukah Anda bahwa para pesohor seperti Albert Einstein, Sir Winston Churchill, Tom Cruise, Walt Disney, dan Lee Kuan Yeuw adalah penyandang disleksia? Mereka orang-orang yang mengalami kesulitan mengolah kata. Namun, dalam prosesnya, toh


mereka bisa menjadi “besar” karena tak menyerah pada keadaan. Mungkin belum banyak yang mengetahui lebih dalam mengenai disleksia. Dalam beberapa seri tulisan, Disleksia berasal dari kata Yunani yaitu “dys” yang berarti kesulitan dan “leksia” yang berarti kata-kata. Dengan kata lain, disleksia berarti kesulitan dalam mengolah kata-kata. Ketua Pelaksana Harian Asosiasi Disleksia Indonesia dr Kristiantini Dewi, Sp A, menjelaskan, disleksia merupakan kelainan dengan dasar kelainan neurobiologis dan ditandai dengan kesulitan dalam mengenali kata dengan tepat atau akurat dalam pengejaan dan dalam kemampuan mengode simbol. Terdapat dua macam disleksia, yaitu developmental dyslexia dan acquired dyslexia.
Developmental Dyslexia merupakan bawaan sejak lahir dan karena faktor genetis atau keturunan. Penyandang disleksia akan membawa kelainan ini seumur hidupnya atau tidak dapat disembuhkan. Tidak hanya mengalami kesulitan membaca, mereka juga mengalami hambatan mengeja, menulis, dan beberapa aspek bahasa yang lain. Meski demikian, anak-anak penyandang disleksia memiliki tingkat kecerdasan normal atau bahkan di atas rata-rata. Dengan penanganan khusus, hambatan yang mereka alami bisa diminimalkan.
“Disleksia itu menurut penelitian sekitar 70 persen merupakan keturunan. Namun, sisanya 30 persen, berarti ada faktor lain di luar genetis yang hingga saat ini belum diketahui apa itu penyebabnya. Selain karena keturunan, acquired dyslexia itu awalnya individu normal, tetapi menjelang dewasa mengalami cedera otak sebelah kiri dan bisa menyebabkannya menjadi disleksia,” kata Kristiantini dalam Seminar Nasional Disleksia, Sabtu (31/7/2010) di Jakarta.
Sejumlah ahli juga mendefinisikan disleksia sebagai suatu kondisi pemrosesan input atau informasi yang berbeda (dari anak normal) yang sering kali ditandai dengan kesulitan dalam membaca yang dapat memengaruhi area kognisi, seperti daya ingat, kecepatan pemrosesan input, kemampuan pengaturan waktu, aspek koordinasi, dan pengendalian gerak. Dapat juga terjadi kesulitan visual dan fonologis, dan biasanya terdapat perbedaan kemampuan di berbagai aspek perkembangan.
Masalah yang juga bisa mengikuti penyandang disleksia di antaranya konsentrasi, daya ingat jangka pendek (cepat lupa dengan instruksi). “Penyandang disleksia juga mengalami masalah dalam pengorganisasian. Mereka cenderung tidak teratur. Misalnya, memakai sepatu tetapi lupa memakai kaus kaki. Masalah lainnya, kesulitan dalam penyusunan atau pengurutan, entah itu hari, angka, atau huruf,” papar Kristiantini yang juga seorang dokter anak.
Secara lebih detail, seperti dikutip dari www.dyslexia-indonesia.org, penyandang disleksia biasanya mengalami masalah-masalah, seperti :
1.    Masalah fonologi: Yang dimaksud masalah fonologi adalah hubungan sistematik antara huruf dan bunyi. Misalnya mereka mengalami kesulitan membedakan ”paku” dengan ”palu”; atau mereka keliru memahami kata-kata yang mempunyai bunyi hampir sama, misalnya ”lima puluh” dengan ”lima belas”. Kesulitan ini tidak disebabkan masalah pendengaran, tetapi berkaitan dengan proses pengolahan input di dalam otak.
2.    Masalah mengingat perkataan: Kebanyakan anak disleksia mempunyai level kecerdasan normal atau di atas normal. Namun, mereka mempunyai kesulitan mengingat perkataan. Mereka mungkin sulit menyebutkan nama teman-temannya dan memilih untuk memanggilnya dengan istilah “temanku di sekolah” atau “temanku yang laki-laki itu”. Mereka mungkin dapat menjelaskan suatu cerita, tetapi tidak dapat mengingat jawaban untuk pertanyaan yang sederhana.
3.    Masalah penyusunan yang sistematis atau berurut: Anak disleksia mengalami kesulitan menyusun sesuatu secara berurutan misalnya susunan bulan dalam setahun, hari dalam seminggu, atau susunan huruf dan angka. Mereka sering ”lupa” susunan aktivitas yang sudah direncanakan sebelumnya, misalnya lupa apakah setelah pulang sekolah langsung pulang ke rumah atau langsung pergi ke tempat latihan sepak bola. Padahal, orangtua sudah mengingatkannya bahkan mungkin hal itu sudah pula ditulis dalam agenda kegiatannya. Mereka juga mengalami kesulitan yang berhubungan dengan perkiraan terhadap waktu. Misalnya mereka mengalami kesulitan memahami instruksi seperti ini: ”Waktu yang disediakan untuk ulangan adalah 45 menit. Sekarang pukul 08.00. Maka 15 menit sebelum waktu berakhir, Ibu Guru akan mengetuk meja satu kali”. Kadang kala mereka pun ”bingung” dengan perhitungan uang yang sederhana, misalnya mereka tidak yakin apakah uangnya cukup untuk membeli sepotong kue atau tidak.
4.    Masalah ingatan jangka pendek: Anak disleksia mengalami kesulitan memahami instruksi yang panjang dalam satu waktu yang pendek. Misalnya ibu menyuruh anak untuk “Simpan tas di kamarmu di lantai atas, ganti pakaian, cuci kaki dan tangan, lalu turun ke bawah lagi untuk makan siang bersama ibu, tapi jangan lupa bawa serta buku PR Matematikanya, ya”, maka kemungkinan besar anak disleksia tidak melakukan seluruh instruksi tersebut dengan sempurna karena tidak mampu mengingat seluruh perkataan ibunya.
5.    Masalah pemahaman sintaks: Anak disleksia sering mengalami kebingungan dalam memahami tata bahasa, terutama jika dalam waktu yang bersamaan mereka menggunakan dua atau lebih bahasa yang mempunyai tata bahasa yang berbeda. Anak disleksia mengalami masalah dengan bahasa keduanya apabila pengaturan tata bahasanya berbeda daripada bahasa pertama. Misalnya dalam bahasa Indonesia dikenal susunan diterangkan–menerangkan (contoh: tas merah). Namun, dalam bahasa Inggris dikenal susunan menerangkan-diterangkan (contoh: red bag). 

sumber : detik health

Pengertian HAKI One Piece

HAKI ini bebeda dengan Hak Atas Kekayaan Intelektual, Haki yang saya maksud adalah istilah HAKI yang ada di dunia One Piece,. berikut ini penjelasannya secara singkat :
HAKI adalah sbuah kekuatan yg dimiliki oleh setiap manusia yg hidup di dunia ini.HAKI adalah indera yg dapat manusia rasakan secara ilmiah,tetpi kebanyakan manusia tak memperhatikan keberadaan kekuatan itu,atau jg gagal untuk membangun kekuatan itu seumur hidup.Secara umum HAKI digolongkan mnjdi 2,yaitu

" Kenbunshoku Haki " ( Keberadaan )

ini untuk mengetahui keberadaan musuh secara kuat yang bahkan kita tak melihatnya,jumlah musuh dan langkah apa yg akan dilakukan musuh selanjutnya dan biasa di sebut HAKI " Aura Pengamatan ",di Skypea di sebut MANTRA...

Pengguna HAKI ini :

Aisa
Boa Sandersonia
Coby
Edward Newgate
Enel
Gedatsu
Monkey D. Luffy
Ohm
Satori
Shura
Silvers Rayleigh


" Busōshoku Haki " ( Ambisi )

dengan HAKI ini kita jd seperti sedang mnggunakan baju pelindung yang tak terlihat,untuk pertahanan dan jg bisa untuk menyerang,dalam HAKI kekuatan ini yg paling berguna,karena dapat menyrang kelemahan musuh dan sangat tepat di gunakan untuk menyerang pemakan buah setan ,meskipun pemakan buah tipe Logia yg tak berwujud,jd bisa mengadakan kontak langsung dgn tubuh asli pengguna logia tsb,kekuatan ini jg di tanam di panah Bajak Laut Kuja,Haki ini biasa disebut " Aura Pertahanan ".

Pengguna HAKI ini :

Akainu
Aokiji
Boa Hancock
Boa Marigold
Boa Sandersonia
Benn Beckman
Edward Newgate
Jozu
Kizaru
Marco
Monkey D. Garp
Monkey D. Luffy
Sentomaru
Shanks
Silvers Rayleigh
Vista

dan ini HAKI yg paling jarang orang memilikinya adalah :

" Haōshoku Haki " ( Intimidasi )

Haki tipe ini berguna untuk mengintimidasi musuh,bisa di kontrol namun tidak bisa di latih atau di pelajari,hanya muncul dari ambisi individunya sendiri atau bisa di anggap sebagai BAKAT,jika blm terbiasa bisa melukai tubuh sendiri dan orang di dekatnya.HAKI ini biasa di sebut " Aura Raja Penakluk ".

Pengguna HAKI ini :

Boa Hancock
Edward Newgate
Monkey D. Luffy
Portgas D. Ace
Shanks
Silvers Rayleigh

Sekian info ini...semoga bermanfaat....

Salam Nakama

Sejarah Garuda Indonesia

Setelah selesai disibukkan dengan kepenatan perkuliahan, mulai tanggal 17 Januari 2011 saya dan seorang teman sekelas saya memulai Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama 3 bulan. Tempat PKL saya adalah kantor Garuda Indonesia Bagian penjualan yang ada di Puputan. Berikut ini akan saya share mengenai sejarah berdirinya Garuda Indonesia...
Sejarah Garuda Indonesia


Sejarah penerbangan komersial di Indonesia, tidak dapat dipisahkan dari masa-masa perjuangan kemerdekaan rakya Indonesia dan juga usaha mempertahankan kemerdekaan tersebut. Sejarah ini dimulai ketika pada tahun 1948, guna menunjang mobilitas pemimpin pemerintahan, Presiden Soekarno menghimbau kepada pengusaha dan rakyat Aceh untuk menghimpun dana guna pembelian pesawat terbang. Terkumpullah sejumlah uang untuk membeli sebbuah pesawat tipe Douglas DC-3 Dakota yang kemudian diberikan registrasi RI-001 dengan nama "Seulawah" yang berarti "Gunung Emas". Berhubung jadwal penerbangan cukup padat, maka pesawat RI-001 harus menjalani perawatan yang dilakukan di luar negeri, dan tanggal 7 Desember 1948 pesawat RI-001 mendarat di Calcutta untuk memulai perawatan. namun, ketika sedang menjalani perawatan di India, pada tanggal 19 Desember 1948 tentara Belanda melancarkan Agresi Militer kedua, sehingga setelah perawatan selesai, pesawat RI-001 tidak dapat kembali ke Indonesia. Pada saat bersamaan, Pemerintah BUrma tengah memerlukan angkutan udara. Guna mencari dana bagi keberadaan awak pesawat, maka diputuskan pesawat RI-001 disewakan kepada pemerintah Burma. Akhirnya, pada tanggal 26 Januari 1949 pesawat RI-001 tersebut diterbangkan dari Calcutta ke Rangoon dan diberikan nama "Indonesian Airways". Adapun nama "Garuda" diberikan oleh Presiden Soekarno sendiri yang mengutip sajak Bahasa Belanda gubahan pujangga terkenal saat itu, Noto Soeroto : "Ik ben Garuda, Vishnoe's vogel, die zijn vleugels uitslaat hoog boven uw einladen", yang artinya "Aku adalah Garuda, burung milik Wishnu yang membentang sayapnya menjulang tinggi di atas kepulauanmu". Tanggal 28 Desember 1949 pesawat tipe Douglas DC-3 Dakota PK-DPD sudah dicat dengan logo "Garuda Indonesian Airways" terbang dari Jakarta ke Yogyakarta untuk menjemput Persiden Soekarno. Ini merupakan penerbangan pertama kali dengan nama "Garuda Indonesian Airways".

Demikianlah sejarah singkat garuda yang saya kutip dari Majalah Garuda Indonesia yang saya baca pada saat PKL..

Top